Senin, 15 April 2013

Kenari Pemaster Atau Dimaster

        Didalam Pagelaran even-even lomba suara burung kenari ternyata cukup diperhitungkan. Kalau kelas kenari biasanya Pelomba akan mengeluarkan Gacoan kenarinya dengan berbagai macam variasi lagu isian. Untuk kelas ocehan Pelomba akan sangat bangga seandainya burungnya mengeluarkan suara burung kenari saat bertarung.


        Pada lomba kelas kenari pada saat ini suara burung yang sedang trend diantaranya Suara Burung Blackthroot, Gelatik Wingko/Batu, Prenjak, dan berbagai suara Ciblek. dan Meraka akan lebih berbangga hati manakala burung kenarinya melantunkan suara burung isian tanpa suara aselinya burung kenari. Dan untuk yang demikian diperlukan waktu yang cukup lama untuk menciptakan hal tersebut. disamping itu juga diperlukan perhatian yang extra untuk menjaga agar burung tersebut tidak hilang suara masternya.

        Untuk kelas lomba burung ocehan yang lain semisal Murai Batu, Cendet, Kacer, Pleci dan lainnya. sangat diharapkan burung-burung tersebut untuk melatunkan suara burung kenari. Itu sangat diharapkan karena diyakini bahwa burung yang mampu melantunkan suara kenari akan panjang lagunya serta cengkok lagu dan iramanya akan sangat enak dan indah ditelinga para juri. Itu terbukti ketika even lomba Papburi Klaten yg bertajuk Papburi Klaten With Love pada bulan Feb. 2013 ketika pada kelas burung jenis Love Bird, pemenangnya adalah seekor burung lovebird yang mampu melantunkan suara burung kenari dengan indahnya. sehingga pada Juri memberikan nilai yang Maxi dan peserta serta para penonton banyak yang berdecak kagum, disamping memang kinerja burung tersebut juga sangat bagus sekali

Begitulah keunikan-keunikan burung kenari baik sebagai burung yang dimaster ataupun burung pemaster.

Sabtu, 06 April 2013

YORKSHIRE

Jenis kenari yg merupakan idam-idaman dari semua Penggemar kenari. terutama bagi para pelaku-pelaku bisnis penangkaran kenari, karena dari hasil ternakan jenis ini yg merupakan peranakan galur murni dari yorkshire harganya sangat menjanjikan. 

Yorkshire keberadaanya bukan merupakan endemik di negara indonesia. karena merupakan jenis Import maka harganyapun lumayan mahal. Terutama bagi yang belum mempunyai keyakinan yang kuat dalam pemeliharaan kesehariannya. 

Bagi yang berniat untuk memelihara jenis Yorshire diharapkan berhati-hati sekali terutama untuk burung yang baru saja didatangkan atau di Import, karena banyak sekali kasus kematian  yang terjadi. lebih aman bagi yang memelihara Yorkshire yang sudah merupakan hasil ternakan di Indonesia atau kebanyakan orang menyebut dengan Yorkshire Lokal. yaitu hasil dari perkawinan Bapak dan Ibu Yorkshire .

Kasus kematian Yorkshire yang serung terjadi banyak  faktor penyebabnya, yang paling tidak kuat adalah pada Perbedaan jenis makanan dan perbedaan suhu/iklim antara Negara asalnya dan Iklim yang berkembang di Indonesia. yang dari kedua hal tersebut pada intinya adalah perlunya kesabaran dan ketelatenan dalam proses Adaptasi burung.